Pendekatan dan metode belajar yang digunakan tampak masih “klasik” dalam arti masih mewariskan sejumlah materi pelajaran yang diyakini benar untuk disampaikan kepada anak didik tanpa memberikan kesempatan kepada mereka agar disikapi secara kritis. Salah satu cara yang dapat dilakukan adalah dengan merubah pendekatan dan metode dalam kegiatan belajar mengajar yang ada selama ini, dimana guru selalu diposisikan sebagai satu-satunya sumber memperoleh informasi dan siswa bersikap pasif dalam mencari dan mengolah informasi tersebut. Model pembelajaran kooperatif tipe jigsaw merupakan salah satu alternatif untuk melakukan perubahan tersebut. Model pembelajaran kooperatif tipe jigsaw didesain untuk meningkatkan rasa tanggung jawab peserta didik terhadap pembelajarannya sendiri dan juga pembelajaran orang lain. Dampak positif yang didapatkan dari strategi pembelajaran tipe jigsaw adalah: (1) peserta didik termotivasi dalam belajar, (2) peserta didik lebih kreatif, (3) peserta didik lebih berani mengungkapkan dan menjawab pertanyaan-pertanyaan, (4) peserta didik lebih bertanggung jawab, dan (5) kemampuan pemahaman lebih meningkat. Disisi lain dampak positif dari strategi pembelajaran tipe jigsaw ini adalah guru akan lebih meningkatkan kreativitasnya melakukan strategi pembelajaran yang disampaikan kepada peserta didik, sehingga kemampuan guru akan terampil dan berkembang lebih baik. Dampak negatifnya adalah peserta didik yang tidak memiliki kreativitas dan kemampuan rendah akan selalu tertinggal dalam proses belajarnya. Disisi lain peserta didik yang lebih
Copyrights © 2021