JOEL: Journal of Educational and Language Research
Vol. 1 No. 9: April 2022

PENGGUNAAN GAME EDUKASI UNTUK MENCIPTAKAN SUASANA MENYENANGKAN DALAM KONSELING KELOMPOK PADA SISWA KELAS X – I SMAN 2 PENAJAM PASER UTARA TAHUN PELAJARAN 2021/2022

Hudiana (SMA Negeri 2 Penajam Paser Utara)



Article Info

Publish Date
29 Apr 2022

Abstract

Pendidikan yang hanya melaksanakan bidang administrasi dan instruksional dengan mengabaikan bidang bimbingan dan konseling , hanya akan menghasilkan siswa yang pintar dan terampil dalam aspek akademik , tetapi kurang memiliki kematangan dalam aspek kepribadian. Pendekatan dalam layanan bimbingan dan konseling sekarang ini lebih komprehensif, artinya layanan bimbingan dan konseling didasarkan pada upaya pencapaian tugas perkembangan , pengembangan potensi , dan pengentasan masalah-masalah siswa. Hasil pengamatan di lapangan dimana peneliti bertugas banyak ditemukan siswa SMA Negeri 2 Penajam Paser Utara yang bermasalah, seperti siswa yang malas belajar, sering tidak mengerjakan tugas/PR, tidak memperhatikan pelajaran, tidak konsentrasi, suka ramai di kelas, sering membolos, yang berdampak pada nilai ulangan yang rendah atau prestasinya kurang. Untuk mengatasi masalah-masalah tersebut di atas perlu diberikan layanan yang bisa mengakomodir kepentingan sejumlah siswa tersebut secara bersama-sama seperti layanan konseling kelompok.Konseling kelompok adalah layanan bimbingan dan konseling yang memungkinkan peserta didik (klien) memperoleh kesempatan untuk pembahasan dan pengentasan permasalahan yang dialaminya melalui dinamika kelompok, masalah yang dibahas itu adalah masalah-masalah yang di alami oleh masing-masing anggota kelompok Dalam pelaksanaan konseling kelompok sering terjadi suasana kaku, menakutkan, tegang, salah tingkah, grogi, atau terjadi kemacetan komunikasi, sehingga perlu diciptakan suasana yang menyenangkan, hangat, nyaman, kondusif, tidak menakutkan, dengan memberikan game edukasi sehingga proses pemecahan masalah bisa lancar. Game edukasi yang digunakan dalam konseling kelompok disini meliputi : Nama berderet, kata berkait,Kata Konselor,Pesan Berantai, Coba tebak, Strip three, membuat menara, pemberdayaan otak kanan. Penelitian di lakukan 2 siklus, dengan hasil:(1) Siswa merasa senang dengan adanya game dalam konseling kelompok karena bisa membantu menciptakan suasana hangat, akrab dan menyenangkan selama proses konseling sehingga membantu melancarkan proses pemecahan masalah yang di bahas dalam konseling tersebut.(2)Siswa memiliki pemahaman akan tujuan, langkah-langkah dan konsekuensi dari keputusan yang di simpulkan dalam konseling kelompok.(3)Siswa memiliki semangat dan kesanggupan untuk mewujudkan langkah-langkah pemecahan masalah yang sudah diputuskan dalam unjuk kerja yang nyata seperti, tidak terlambat,tidak membolos,mengerjakan PR, ikut les, rajin hadir di sekolah.

Copyrights © 2022






Journal Info

Abbrev

JOEL

Publisher

Subject

Education Languange, Linguistic, Communication & Media

Description

JOEL: Journal of Educational and Language Research published by Bajang Institute, was established in twelve times a year and with printed version of ISSN: 2807-937X and the online version of ISSN: 2807-8721. We invite critical and constructive inquiries into wide range of fields of study with ...