Preeklampsia sebagai salah satu komplikasi kehamilan dan persalinan masih merupakan masalah kebidanan yang belum dapat terpecahkan secara tuntas. Penyebab terjadi kematian ibu adalah perdarahan postpartum, preeklampsia/eklampsia dan infeksi. Preeklampsi adalah masalah kesehatan yang dialami saat hamil ditandai dengan tekanan darah tinggi (hipertensi), disertai protein dalam urine (proteinuria) dengan atau tanpa edema (bengkak). Tingginya kejadian preeklamsia pada ibu hamil menjadi salah satu tanggung jawab pemerintah dan masyarakat untuk dapat menurunkan angka kejadian preeklamsia, yaitu dengan melakukan deteksi dini preeklamsia pada ibu hamil. Ibu hamil yang berada di desa Talagening, Kecamatan Bobotsari, Kabupaten Purbalingga terdiri dari 30 orang. Ibu hamil tersebut merupakan ibu muda berusia 25-35 tahun. Penerapan program IbM yang ditawarkan pada ibu hamil di desa Talagening, Kecamatan Bobotsari, Kabupaten Purbalingga adalah IbM Kader ‘Aisyiyah Kecamatan Purwokerto Selatan “Deteksi Dini Protein Urin Pada Ibu Hamil Sebagai Upaya Pencegahan Preeklamsia†dan dengan memberikan pendidikan kesehatan. Transfer Iptek dilakukan melalui penyuluhan dan diskusi.
Copyrights © 2020