Kegiatan Pengabdian pada Masyarakat bertujuan mengembangan Sistem Uji Kompetensi bagi Calon Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) SMK Muhammadiyah Sumpiuh menggunakan model pengembangan ProtoType. Tahapan yang dilakukan dalam pengembangan Sistem Uji Kompetensi adalah : 1) Fase communication, 2) Fase quick plan, 3) pengembangan prototipe Sistem Uji Kompetensi sebagai implementasi tahap Construction of prototype, dan 4) pengujian untuk mendapatkan evaluasi, mencari kelemahan aplikasi, serta mendapatkan umpan balik terkait penyesuaian aplikasi dengan kebutuhan pengguna. Hasil dari pengujian adalah iterasi penyempurnaan pengembangan Sistem Uji Kompetensi untuk mendapatkan hasil yang sesuai keinginan dan kebutuhan pengguna. Sistem Uji Kompetensi dikembangkan dalam waktu 2 (dua) bulan, terdiri dari 3 (tiga) iterasi. Iterasi pertamadilakukan selama 1 (satu) bulan, iterasi kedua membutuhkan 20 (dua puluh) hari, dan 10 (sepuluh) hari untukmenyelesaikan iterasi ketiga. Sesuai jumlah day in sprint pada iterasi pertama, kedua, dan ketiga, model Prototypemerupakan salah model pengembangan perangkat lunak yang dapat mempersingkat waktu pengembangan aplikasi. Hasil pengujian pada aspek tampilan adalah 86,9 dan 88,1, aspek informasi adalah 89,6 dan 88,5, nilai rata-rata aspek navigasi adalah 87,4 dan 87,1, sedangkan nilai rata-rata aspek keamanan adalah 85,5 dan 89,6, dan dari aspek performa, dengan nilai rata-rata 86,7 dan 89,1.Kkeseluruhan aspek di dalam Sistem Uji Kompetensi sangat baik dengan nilai rata-rata hasil pengujian adalah 87,64.
Copyrights © 2021