Saat siswa menerima pelajaran melalui media e-learning khususnya melalui video pembelajaran, siswa lebih memilih video yang hanya menampilkan guru tampak wajah penuh sedang mengajar, dan tidak menyukai video tanpa wajah gurunya yang dikombinasikan dengan powerpoint, tabel-tabel maupun cuplikan dari sumber materi yang diambil dari youtube. Temuan tersebut perlu diteliti apakah ada kesalahan guru dalam pembuatan video, ataukah terdapat kelemahan guru dalam memanfaatkan video yang dibuatnya. Penelitian bertujuan menemukan cara pembuatan dan pemanfaatan video pembelajaran oleh guru dan pendapat orang tua terhadap video pembelajaran yang digunakan dalam pembelajaran. Penelitian lapangan (field research) ini dengan pendekatan penelitian kualitatif (qualitative research). Hasil penelitian yaitu guru mampu membuat video pembelajaran dan memanfaatkan media video pembelajaran untuk membantu penyampaian materi pembelajaran pada saat pembelajaran daring. Dalam membuat video pembelajaran guru menggunakan aplikasi powtoon, powerdirector, kinemaster, capcut, dan flamingo animator. Proses pembelajaran menggunakan video pembelajaran melalui youtube terlaksana dengan baik yaitu siswa antusias mengikut proses pembelajaran dibanding hanya belajar membaca buku. Siswa lebih memilih video yang menampilkan wajah guru karena terbiasa dengan pembelajaran tatap muka, sehingga guru harus mampu membuat video penyampaian pesan lisan sekaligus memberikan materi yang bermuatan value dan skill. Pembelajaran lebih berhasil jika orang tua melakukan pendampingan kepada siswa saat belajar di rumah.
Copyrights © 2022