Jurnal Keperawatan
Vol. 10 No. 2 (2022): JURNAL KEPERAWATAN

HUBUNGAN EFIKASI DIRI DENGAN KEPATUHAN TERAPI NUTRISI MEDIS PADA INDIVIDU DENGAN DIABETES MELITUS TIPE II DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS MODAYAG

Pratiwi Tangkawarow (Universitas Samratulangi Manado)
Frans Erwin Nicolas Wantania (Unknown)
Mario Esau Katuuk (Unknown)



Article Info

Publish Date
09 Jan 2023

Abstract

Latar belakang Kasus Diabetes melitus pada tahun 2021 berdasarkan data dari Dinas Kesehatan Bolaang Mongondow Timur terjadi peningkatan signifikan di Puskesmas Modayag yakni sebanyak 86 kasus. Peningkatan kasus diabetes melitus di Puskesmas Modayag disebabkan karena pasien tidak memiliki kepatuhan pada terapi nutrisi medis yang di anjurkan. Salah satu faktor yang bisa mempengaruhi kemampuan pasien untuk patuh dengan benar adalah efikasi diri. Tujuan  Untuk menganalisis hubungan efikasi diri dengankepatuhan terapi nutrisi medispadaindividudenganDMdiWilayahKerjaPuskesmas Modayag Metode : Kuantitatif,analitik survey dengan pendekatan cross sectional. Populasinya semua pasien DM di Puskesmas Modayag sebanyak 240 orang. Sampel150reponden dengan menggunakan teknik  purposive sampling. Hasil sebagian besar responden memiliki efikasi diri kategori sedang yaitu 111 responden (74,0%) dan memiliki kepatuhan terapi nutrisi medis kategori cukup yaitu 105 responden (70,0%), uji statistic menggunakanuji RankSpearmandandidapatkannilaisignifikanρ-value 0,001 dan nilai r = 0,275. Kesimpulan terdapat hubungan efikasi diri dengan kepatuhaun terapi nutrisi medis pada individu dengan DM di wilayah kerja Puskesmas Modayag. Saran diharapkan penelitian ini bisa dimanfaatkan oleh Puskesmas Modayag untuk bisa membuat program yang bisa membantu responden meningkatkan efikasi diri dan kepatuhan terapi nutrisi medisnya.Latar belakang Kasus Diabetes melitus pada tahun 2021 berdasarkan data dari Dinas Kesehatan Bolaang Mongondow Timur terjadi peningkatan signifikan di Puskesmas Modayag yakni sebanyak 86 kasus. Peningkatan kasus diabetes melitus di Puskesmas Modayag disebabkan karena pasien tidak memiliki kepatuhan pada terapi nutrisi medis yang di anjurkan. Salah satu faktor yang bisa mempengaruhi kemampuan pasien untuk patuh dengan benar adalah efikasi diri. Tujuan  Untuk menganalisis hubungan efikasi diri dengankepatuhan terapi nutrisi medispadaindividudenganDMdiWilayahKerjaPuskesmas Modayag Metode : Kuantitatif,analitik survey dengan pendekatan cross sectional. Populasinya semua pasien DM di Puskesmas Modayag sebanyak 240 orang. Sampel150reponden dengan menggunakan teknik  purposive sampling. Hasil sebagian besar responden memiliki efikasi diri kategori sedang yaitu 111 responden (74,0%) dan memiliki kepatuhan terapi nutrisi medis kategori cukup yaitu 105 responden (70,0%), uji statistic menggunakanuji RankSpearmandandidapatkannilaisignifikanρ-value 0,001 dan nilai r = 0,275. Kesimpulan terdapat hubungan efikasi diri dengan kepatuhaun terapi nutrisi medis pada individu dengan DM di wilayah kerja Puskesmas Modayag. Saran diharapkan penelitian ini bisa dimanfaatkan oleh Puskesmas Modayag untuk bisa membuat program yang bisa membantu responden meningkatkan efikasi diri dan kepatuhan terapi nutrisi medisnya.

Copyrights © 2022






Journal Info

Abbrev

jkp

Publisher

Subject

Health Professions Nursing Public Health

Description

Jurnal Keperawatan (Jkp) Universitas Sam Ratulangi adalah jurnal yang didirikan oleh Program Studi Ilmu Keperawatan Fakultas Kedokteran Universitas Sam Ratulangi. Jurnal ini pertama kali diterbitkan pada tahun 2012 yang berfokus pada publikasi ilmu dan praktik keperawatan. Jurnal ini juga menjadi ...