Jamur tiram putih (Plurotus ostreatus) telah banyak dikenal dan dikonsumsi oleh masyarakat. Harga jamur ini relatif terjangkau, memiliki rasa yang enak dan bergizi. Ketersediaan jamur ini di pasaran juga cukup banyak. Beberapa kajian menyebutkan jamur tiram putih mengandung senyawa beta glukan. Senyawa beta glukan dapat digunakan sebagai bahan penstabil alami diantaranya untuk pembuatan yogurt. Penelitian ini bertujuan mengetahui hasil analisis sifat fisik dan kimia sari jamur tiram putih Plurotus ostreatus sebagai penstabil alami dalam pembuatan produk yogurt. Dalam penelitian ini digunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 3 perlakuan dan 3 ulangan. Perlakuan dalam penelitian ini adalah analisis sari jamur tiram putih dengan berbagai pengenceran. P0: menggunakan sari jamur tiram putih tanpa pengenceran, P1: sari jamur tiram putih dengan pengenceran 500 ml aquabidest, P2: sari jamur tiram putih dengan 1000 ml aquabidest. Hasil penelitian menunjukkan tidak terdapat perbedaan yang nyata pada kadar lemak, kadar air, pH dan viskositas. Untuk kadar protein, kadar abu dan karbohidrat tidak terdapat perbedaan yang nyata antar rata-rata perlakuan pengenceran (P>0,05). Kesimpulan dari penelitian ini adalah sari jamur tiram putih (Pleurotus ostreatus) dapat dimanfaatkan sebagai bahan penstabil alami dalam pembuatan dan peningkatan kualitas yogurt.
Copyrights © 2022