Jurnal Tafsere
Vol 1 No 1 (2013)

MEMAKNAI KISAH ASHAB AL-KAHFI DALAM AL-QUR’AN

Muhammad Sadik Sabry (Program Studi Ilmu al-Qur’an dan Tafsir Fakultas Ushuluddin dan Filsafat UIN Alauddin Makassar)



Article Info

Publish Date
20 Feb 2019

Abstract

Sayyid Quthub adalah tokoh yang tidak saja diakui keulamaannya tetapi juga kegigihannya dalam memperjuangkan tegaknya Islam, dengan pemberontakan melawan penguasa sekalipun. Dengan gaya dakwahnya yang demikian keras maka pengamat gerakan Islam menjulukinya radikalis Islam generasi al-Banna'. Dibalik "kekerasannya" dalam berdakwah Quthub sangat produktif dalam menulis dan salah satu karya monumentalnya adalah Tafsir Fi Zhilal al-Qur'an yang ia tulis selama menjalani hukuman di penjara atas tuduhan makar. Inilah kemudian yang menjadi fokus kajian dalam artikel ini, apakah kehidupan Quthub dalam kancah politik dan situasi pergolakan sosial ketika tafsirnya ditulis berpengaruh teradap kontent tafsirnya? Melalui pendekatan historis dan content analysis (analisis wacana) penelitian ini menemukan bahwa situasi kebatinan Quthub ketika menulis tafsir, serta situasi sosial-politik di Mesir letika itu sangat terasa ketika membaca tafsir Fi Zhilal al-Qur'an. Akibatnya tafsir itu sering di sebut Tafsir Harakah (Tafsir Gerakan).

Copyrights © 2013






Journal Info

Abbrev

tafsere

Publisher

Subject

Religion

Description

Tafsere is a peer-reviewed journal dedicated to publishing the scholarly study of the Quran from many different perspectives. Particular attention is paid to the works dealing with Quranic Studies, Qur’anic sciences, Living Quran, Quranic Studies across different areas in the world, Methodology of ...