Jurnal Tafsere
Vol 2 No 1 (2014)

JIHAD DALAM PERSPEKTIF AL-QUR’AN

Ahamad Bazith (Universitas Muslim Indonesia (UMI) Makassar)



Article Info

Publish Date
21 Feb 2019

Abstract

Jihad merupakan kewajiban bagi setiap muslim sesuai dengan kesanggupan dan kemampuan masing-masing. Namun jihad seringkali dipahami sebagai qital/perang padahal jihad yang diperintahkan al-Qur’an tidak terbatas pada jihad dalam makna perang, akan tetapi mencakup banyak aktifitas keagamaan yang lain. Jihad dalam periode Mekkah dilakukan bukanlah dengan perang, tetapi dengan mencurahkan segala kemampuan menghadapi orang-orang musyrik dengan kalimat yang menyentuh nalar dan qalbu karena melihat situasi dan kondisi umat Islam yang masih lemah dan belum memiliki kekuatan fisik. Sementara jihad dalam periode Madinah, lebih cenderung diartikan dengan ‘perang’ yaitu upaya kaum muslimin untuk membalas serangan yang ditujukan kepada mereka. Namun dalam konteks Indonesia, pemahaman jihad dapat dikembangkan ke dalam wilayah sosial politik dan bermakna horizontal. Misalnya peduli terhadap kemanusiaan dalam bentuk kepedulian sosial.

Copyrights © 2014






Journal Info

Abbrev

tafsere

Publisher

Subject

Religion

Description

Tafsere is a peer-reviewed journal dedicated to publishing the scholarly study of the Quran from many different perspectives. Particular attention is paid to the works dealing with Quranic Studies, Qur’anic sciences, Living Quran, Quranic Studies across different areas in the world, Methodology of ...