Jurnal Tafsere
Vol 3 No 2 (2015)

STABILISASI METODOLOGI TAFSIR PADA ABAD XV H.

Muhsin Mahfudz (Prodi Ilmu Hadis Fakultas Ushuluddin Filsafat dan Politik UIN Alauddin Makassar)



Article Info

Publish Date
25 Mar 2019

Abstract

Artikel ini mengulas tentang perkembangan metodologi, terutama di masa modern, di mana ilmu-ilmu modern berkembang sangat pesat. Beberapa catatan penting dari masa ini akan dianalisis dengan pendekatan sejarah. Melalui analisis tersebut ditemukan bahwa pada abad 15/21 sekarang ini, ternyata perkembangan metodologi tafsir sudah sangat jauh. Tafsir yang mengandalkan aspek riwayat semata tidak lagi menjadi “primadona” bagi pengkaji al-Qur’an dewasa ini. Bahkan mereka lebih tertarik menggunakan filsafat bahasa semisal hermeneutika dan semiotika untuk “membiarkan al-Qur’an berbicara sendiri atas nama dirinya”. Menurut mereka, hal itu sangat dimungkinkan karena teks al-Qur’an adalah bahasa yang sudah dibentuk oleh budaya awal ketika pertama kali diturunkan. Kesimpulan yang mengatakan bahwa metodologi tafsir klasik sudah ditinggalkan adalah “keliru” karena ternyata metode tafsir tahili sebagai mana yang dilakukan oleh Wahbah al-Zuhaili adalah contoh terbaik untuk menunjukkan kekeliruan kesimpulan tadi

Copyrights © 2015






Journal Info

Abbrev

tafsere

Publisher

Subject

Religion

Description

Tafsere is a peer-reviewed journal dedicated to publishing the scholarly study of the Quran from many different perspectives. Particular attention is paid to the works dealing with Quranic Studies, Qur’anic sciences, Living Quran, Quranic Studies across different areas in the world, Methodology of ...