Teknologi memberikan kontribusi dan manfaat besar saat dunia dalam fase pandemi, bidang pendidikan salah satu yang merasakan manfaat dari manfaat teknologi. Penelitian ini bertujuan untuk melihat keefektifan pelaksanaan layanan informasi menggunakan metode blended learning untuk meningkatkan pemahaman literasi digital peserta didik yang ada pada saat masa pandemi. Penelitian ini menggunakan metode Quasi Eksperimen dengan rancangan The Non Equivalent Control Group. Populasi dari penelitian ini adalah peserta didik kelas XII SMAN 2 Padang, menggunakan purposive sampling dan didapatkan sampel kelas XII IPA 4 dan XII IPA 6. Penelitian ini menggunakan analisis Wilcoxon Signed Rank Test, dan Wilcoxon 2 Independent Sample, didapatkan pelaksanaan layanan informasi menggunakan metode blended learning dapat digunakan untuk meningkatkan pemahaman literasi digital peserta didik. Secara khusus penggunaan media yang interaktif dalam pelaksanaan layanan memberikan peningkatan pemahaman literasi digital memberikan peningkatan pemahaman yang lebih.
Copyrights © 2021