Tubuh dalam filsafat hindu menjadi pertentangan disebutkan bahwa tubuh adalah kemelekatan dengan duniawi atau sumber pembawa dosa namun bagi pandangan yoga tubuh dipandang sebagai media penghantar pembebasan. Hal ini terbutkti di kuil-kuil Hindu khususnya di Pura Dalem Purwa Desa Pengastulan Kecamatan Seririt Kabupaten Buleleng terdapat beberapa patung erotisme. Tujuan Penelitian ini adalah mengetahui makna pemujaan Siwa Durga di Pura Dalem Purwa Desa Pengatulan dalam pandangan filsafat Hindu. Dalam penelitian ini menggunakan format deskriptif kualitatif yang bertujuan untuk menggambarkan, meringkaskan berbagai kondisi, berbagai situasi, atau berbagai fenomena realitas sosial yang ada di masyarakat yang menjadi objek penelitian. Adapun hasil penelitian ini adalah Kama dalam filsafat Hindu diperbolehkan karena Kama merupakan salah satu tujuan yang dicapai oleh umat Hindu. Pemujaan Siwa-Durga di Pura Dalem Purwa Desa Pengastulan adalah sebagai simbol purusha dan pradhana, asal usul dari setiap penciptaan. Lingga-yoni merupakan simbol pemujaan kepada Siwa Sahkti yang difungsikan sebagai lambang kesuburan. Hubungan seksualitas engan yoga erat kaitannya, membentuk pemahaman aktivitas seksual yang bertanggung jawab. Kesimpulan dalam penelitian ini adalah beberapa patung-patung erotis adalah wujud lingga-yoni lambang Siwa Shakti yang merupakan sumber dari penciptaan.
Copyrights © 2022