Kajian hadis dalam bidang living semakin marak dilakukan, hal ini mengungkapkan bahwa tradisi-tradisi muslim Indonesia secara tidak langsung tersemayami nilai-nilai hadis. Penelitian ini mengupas tradisi moso rejeb di Desa Jatisari Kecamatan Senori Kabupaten Tuban. Moso rejeb adalah kegiatan berpuasa serentak pada awal bulan Rajab, kegiatan ini berkembang dan mentradisi hingga saat ini. Metode yang digunakan adalah metode kualitatif dengan menggunakan teknik wawnacara secara langsung dengan informan, yakni beberapa pelaku tradisi yang melakukan puasa, tokoh agama, dan beberapa masyarkat Desa Jatisari. Tradisi moso rejeb yang berkembang ini akan dianalisis dengan tradisi diskursif Talal Asad. Kemudian hasil identifikasi ini akan digunakan untuk menggambarkan keberagamaan masyarkatnya. Data yang digunakan data pustaka, wawanvara kemudian diolah secara deskriptif analitis. Hasil penelitian ini adalah bahwa praktik moso rejeb sebagai tradisi diskursif yang diresepsi dan dipraktikan masyarakat Jatisari, Senori, Tuban. Sehingga dapat dipaparkan teks-teks hadis yang menjadi dasar lahirnya praktik moso rejeb.
Copyrights © 2022