Kehadiran Virus Covid 19 pada awal tahun 2020 menimbulkan berbagai perubahan dalam tatanan kehidupan masyarakat. Dengan adanya kebijakan pemerintah untuk melakukan pembatasan sosial, maka pelaksanaan program gerejawi tidak dapat dilakukan secara tatap muka. Oleh karena itu, seluruh program gerejawi termasuk ibadah harus dilaksanakan secara online atau daring (dalam jaringan). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dampak pelaksanaan ibadah secara daring yang terhahadap spiritulitas warga jemaat GKJW Ponorogo melalui Pelayan Harian Majelis Jemaat (PHMJ) telah melaksanakan ibadah secara daring melalui channel youtube GKJW Jemaat Ponorogo. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif. Hasil dari peneltian ini menunjukkan bahwa GKJW Ponorogo menerapkan ibadah secara daring di masa pandemic Covid 19, Ibadah yang dilakukan secara daring dan pendampingan pastoral bagi jemaat dirasakan tidak efektif.
Copyrights © 2023