Masalah penelitian ini adalah bagaimanakah struktur makna simbolik dalam wacana terorisme. Tujuannya adalah untuk mendeskripsikan konstruksi struktur makna simbolik dalam wacana terorisme. Sumber data penelitian adalah berita terorisme dari media daring (online). Penelitian ini menggunakan pendekatan analisis wacana kritis dari Norman Fairclough yang terdiri atas tahapan deskripsi, interpretasi, dan eksplanasi. Berdasarkan hasil penelitian, disimpulkan bahwa ideologi dan kekuasaan dalam wacana terorisme direpresentasikan dalam fitur linguistik berikut ini. (1) Fitur kosakata yang merepresentasikan ideologi dan kekuasaan dalam wacana terorisme terdiri atas: (a) modalitas, yang meliputi modalitas ”ingin”, ”masih”, dan ”harus”; (b) kata kerja; serta (c) kata penghubung, yang meliputi ”tetapi”, ”padahal”, dan ”namun”. (2) Fitur frasa yang merepresentasikan ideologi dan kekuasaan dalam wacana terorisme yang terdiri atas frasa verbal. (3) Fitur kalimat yang merepresentasikan ideologi dan kekuasaan dalam wacana terorisme yang terdiri atas kalimat pasif.
Copyrights © 2022