Juvenil: Jurnal Ilmiah Kelautan dan Perikanan
Vol 3, No 4 (2022)

Kajian Kandungan Logam Berat kadmium Pada Air, Sedimen, dan Ikan Bawal (Pampus argenteus) di Tempat Pelelangan Ikan Branta Kabupaten Pamekasan

Susi Dwi Widyaningsih (Fakultas Pertanian, Universitas Trunojoyo Madura)
Indah Wahyuni Abida (Program Studi Manajemen Sumberdaya Perairan, Fakultas Pertanian, Universitas Trunojoyo Madura Jl. Raya Telang, PO. Box. 2 Kamal, Bangkalan, Jawa Timur)
Febi Ayu Pramithasari (Program Studi Manajemen Sumberdaya Perairan, Fakultas Pertanian, Universitas Trunojoyo Madura Jl. Raya Telang, PO. Box. 2 Kamal, Bangkalan, Jawa Timur)
Fitria Hersiana Afifa (Program Studi Manajemen Sumberdaya Perairan, Fakultas Pertanian, Universitas Trunojoyo Madura Jl. Raya Telang, PO. Box. 2 Kamal, Bangkalan, Jawa Timur)



Article Info

Publish Date
17 Jan 2023

Abstract

ABSTRAKKadmium (Cd) merupakan salah satu jenis logam berat pencemar di suatu badan perairan yang dapat bersumber dari limbah bahan bakar dan kegiatan industri. Tempat Pelelangan Ikan (TPI) yang didalamnya terdapat berbagai aktivitas masyarakat dan juga lalu lalang kapal nelayan berperan menyumbang masukan logam berat Cd ke perairan dan biota. Penelitian dilakukan pada Februari-Maret 2022 untuk mengetahui hubungan kualitas air dengan kelarutan logam Cd; kadar logam Cd pada air, sedimen, dan ikan bawal (P. argenteus) di sekitar TPI Branta, Kabupaten Pamekasan. Kajian secara deskriptif menunjukkan adanya hubungan yang berbanding lurus antara suhu dan tingkat kecerahan perairan dengan tingkat kelarutan logam berat Cd. Sedangkan hubungan pH serta salinitas menunjukkan hasil berbanding terbalik terhadap tingkat kelarutan Cd. Kadar Cd pada air laut sebesar 0,0023 mg/L; sedimen berkisar antara 0,0138-0,0179 mg/L; dan pada ikan bawal (P. argenteus) berkisar 0,0015-0,0019 mg/L. Meninjau baku mutu air laut dan batas logam berat pada pangan, kadar Cd air laut, sedimen dan ikan bawal masih memenuhi baku mutu dengan nilai BAF dan BSAF sebesar 0,7435 dan 0,1084. Batas maksimum konsumsi ikan bawal (P. argenteus) pada orang dewasa sebesar 4631,3 kg/minggu, sedangkan pada anak-anak sebesar 27546,4 kg/minggu.Kata Kunci: logam berat kadmium, Pampus argenteus, batas maksimum konsumsiABSTRACTCadmium (Cd) is a type of heavy metal pollutant in a body of water which can be sourced from fuel waste and industrial activities. The Fish Auction (TPI), in which there are various community activities and also the passing of fishing boats, plays a role in inputting the heavy metal Cd into the waters and biota. The research was conducted in February-March 2022 to determine the relationship between water quality and Cd metal solubility; levels of Cd metal in water, sediment, and pomfret (P. argenteus) around TPI Branta, Pamekasan Regency. Descriptive studies show that there is a directly proportional relationship between temperature and the brightness level of the waters with the solubility level of the heavy metal Cd. Meanwhile, the relationship between pH and salinity shows an inverse relationship with the solubility level of Cd. Cd content in seawater is 0.0023 mg/L; sediment ranged from 0.0138-0.0179 mg/L; and in pomfret (P. argenteus) it ranges from 0.0015 to 0.0019 mg/L. Looking at seawater quality standards and heavy metal limits in food, Cd levels of seawater, sediment and pomfret still meet quality standards with BAF and BSAF values of 0.7435 and 0.1084. The maximum consumption limit for pomfret (P. argenteus) for adults is 4631.3 kg/week, while for children it is 27546.4 kg/week.Keywords: heavy metal cadmium, pomfret, maximum consumption limit

Copyrights © 2022






Journal Info

Abbrev

juvenil

Publisher

Subject

Agriculture, Biological Sciences & Forestry Biochemistry, Genetics & Molecular Biology Earth & Planetary Sciences Environmental Science

Description

Juvenil: Journal of Marine and Fisheries Sciences, is a scientific journal in the field of marine and fisheries science published electronically and periodically four times a year by the Department of Marine Affairs and Fisheries, Trunojoyo University, Madura. This journal aim to become a medium of ...