Menyusui dapat efektif bila dilakukan dengan posisi dan perlekatan antara payudari ibu dan bayi yang tepat. Sayangnya teknik menyusui yang salah dapat membuat kegagalan proses menyusui. Penelitian ini menggunakan observasional analitik dengan pendekatan crossectional di Wilayah kerja Puskesmas Pringsewu. Pada penelitian ini terdapat 44 orang ibu menyusui dengan persalinan spontan dan menyetujui mengikuti penelitian. Hasil penelitian menunjukkan 47,7% ibu nifas yang menyusui masih kurang benar. Terdapat hubungan pengetahuan, Inisiasi Menyusui Dini (IMD), paritas dan pendidikan kesehatan dengan teknik menyusui Ï<0,05. Hasil multivariat pendidikan kesehatan merupakan faktor yang paling berpengaruh terhadap teknik menyusui(Exp ß;9,879). Hal ini menunjukan bahwa ibu menyusui yang tidak mendapatkan pendidikan kesehatan berisiko memiliki teknik menyusui yang salah 9,879 kali dibandingkan dengan ibu yang mendapakan pendidikan kesehatan tentang teknik menyusui sebelumnya. Disarankan bahwa, penting bagi tenaga kesehatan memberikan edukasi teknik menyusui yang benar bahkan sebelum kelahiran untuk meningkatkan pengetahuan, IMD dan keberhasilan menyusui yang benar.
Copyrights © 2018