Pendahuluan : Kotrasepsi suntik merupakan kontrasepsi hormonal yang efek sampingnya memicu nafsu makan dan meningkatkan berat badan, data kependudukan dan KB tahun 2017, persentase pemakaian kontrasepsi suntik 29,0%. Tujuan untuk mengetahui Hubungan umur, pola makan, aktivitas fisik, dukungan suami dan lama pemakaian dengan peningkatan berat badan pada akseptor kontrasepsi suntik di Puskesmas Batahan Kecamatan Batahan Kabupaten Mandailing Natal. Metode : Desain penelitian ini adalah survei analitik dengan pendekatan cross sectional. Lokasi penelitian di Puskesmas Batahan Kecamatan Batahan Kabupaten Mandailing Natal. Populasi yaitu seluruh ibu pengguna kontrasepsi Suntik sebanyak 761 ibu dan sampel 88 ibu. Analisis data menggunakan univariat dan bivariat. Hasil : Hasil penelitian menggunakan uji chi- square menunjukkan ada hubungan umur dengan nilai p value 0,000, pola makan dengan nilai p value 0,049, aktivitas fisik dengan nilai p value 0,007, dukungan suami dengan nilai p value 0,036, lama pemakaian dengan nilai p value 0,000 dengan peningkatan berat badan pada akseptor kontrasepsi suntik. Kesimpulan : Ada hubungan antara umur, pola makan, aktivitas fisik, dukungan suami, lama pemakaian dengan peningkatan berat badan pada akseptor kontrasepsi suntik di Puskesmas Batahan Kecamatan Batahan Kabupaten Mandailing Natal. Diharapkan penelitian ini dapat menjadi bahan evaluasi untuk terus meningkatkan dan mempertahankan pelayanan kesehatan.
Copyrights © 2019