Artikel ini bertujuan untuk mendeskripsikan pandangan filosofis dari para linguis dari mazhab strukturalisme yang kemudian seiring dengan waktu dijadikan sebagai landasan dalam penerapan metode audio-lingual dalam pembelajaran bahasa Arab. Penelitian ini menggunakan penelitian kepustakaan (library research) dengan pendekatan analisis deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan metode audio-lingual dalam pembelajaran bahasa Arab dengan menggunakan pendekatan strukturalisme mampu membangkitkan motivasi para peserta didik untuk percaya diri dalam berkomunikasi dengan bahasa Arab. Dalam penerapannya, metode audio-lingual lebih menekankan pada keterampilan menyimak (mahāroh istima`) dan keterampilan berbicara (mahāroh kalām). Dengan kata lain, metode ini menekankan penelaahan suatu bahasa yang akan dipelajari dengan memulainya dari sistem bunyi (fonologi), kemudian sistem pembentukan kata (morfologi), dan sistem pembentukan kalimat (sintaksis).
Copyrights © 2022