Susu dikenal sebagai salah satu bahan pangan yang mengandung komponen gizi terlengkap, namun konsumsi penduduk Indonesia akan susu sangat rendah bahkan bila dibandingkan dengan negara-negara di kawasan Asia Tenggara lainnya. Keadaan ini menyebabkan kurangnya perhatian terhadap deskripsi lexicon dalam susu, sehingga menyebabkan kurang optimalnya pengembangan produk dari produsen yang lebih cocok dengan daya terima konsumen. Penggalian atribut sensori susu dapat diperoleh melalui deskripsi panelis terlatih. Penelitian ini bertujuan untuk membentuk panelis terlatih di kalangan mahasiswa pada produk susu UHT (skim dan kaya lemak) menggunakan metode Qualitative Descriptive Analysis (QDA) dengan dua tahapan, yaitu tahap seleksi dan pelatihan. Deskripsi atribut sensori yang terbentuk kemudian dianalisis menggunakan metode Principal Component Analysis (PCA) untuk mengetahui faktor yang mempengaruhi sebaran respon. Â Kata kunci : lexicon, panelis terlatih, QDA, susu kaya lemak UHT, susu skim UHT
Copyrights © 2016