Jurnal Penelitian Kesehatan Suara Forikes
Vol 14, No 1 (2023): Januari 2023

Kebiasaan Merokok dan Gangguan Obsesif Kompulsif pada Remaja

Rahmayati Syayida Mashito (Magister Kesehatan Masyarakat, Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Airlangga
rahmayati.syayida.mashito-2020@fkm.unair.ac.id (koresponden))

Lifia Bestari (Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Airlangga)



Article Info

Publish Date
31 Jan 2023

Abstract

Smoking behavior can cause physiological addiction and can fulfill psychological desires that are felt for a moment. The process of lighting a cigarette and exhaling it repeatedly makes smoking highly compulsive. So research is needed that aims to analyze the relationship between smoking habits and obsessive-compulsive smoking in adolescent boys in Driyorejo District. This study used a cross-sectional design, involving 294 male adolescents aged 15-25 years who were selected by proportional stratified random sampling. Data was collected by filling out a questionnaire, then analyzed using the Spearman correlation test. The results of the analysis showed that the value of p = 0.000 with a correlation coefficient = 0.601. It was concluded that there was a significant correlation between smoking behavior and the degree of obsessive-compulsive smoking disorder in male adolescents in Driyorejo District.Keywords: smoking behavior; addicted; obsessive compulsive smoking ABSTRAK Perilaku merokok dapat menyebabkan ketagihan secara fisiologis dan dapat memenuhi hasrat psikologis yang dirasakan sesaat. Proses menyalakan rokok dan menghembuskannya secara berulang-ulang menjadikan merokok sebagai suatu yang sangat kompulsif. Maka diperlukan penelitian yang bertujuan untuk menganalisis hubungan antara kebiasan merokok dengan obsesif kompulsif merokok pada remaja laki-laki di Kecamatan Driyorejo. Penelitian ini menerapkan desain cross-sectional, yang melibatkan 294 remaja laki-laki berusia 15-25 tahun yang dipilih dengan proportional stratified random sampling. Data dikumpulkan melalui pengisian kuesioner, lalu dianalisis menggunakan uji korelasi Spearman. Hasil analisis menunjukkan bahwa nilai p = 0,000 dengan koefisien korelasi = 0,601. Disimpulkan bahwa terdapat korelasi yang signifikan antara perilaku merokok dengan beratnya derajat gangguan obsesif kompulsif merokok pada remaja laki-laki di Kecamatan Driyorejo.Kata kunci: perilaku merokok; kecanduan; obsesif kompulsive merokok

Copyrights © 2023






Journal Info

Abbrev

sf

Publisher

Subject

Health Professions Medicine & Pharmacology Nursing Public Health

Description

Journal of Health Research "Forikes Voice" is a medium for the publication of articles on research and review of the literature. We accept articles in the areas of health such as public health, medicine, nursing, midwifery, nutrition, pharmaceutical, environmental health, health technology, clinical ...