Lifia Bestari
Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Airlangga

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Kebiasaan Merokok dan Gangguan Obsesif Kompulsif pada Remaja Rahmayati Syayida Mashito; Lifia Bestari
Jurnal Penelitian Kesehatan SUARA FORIKES Vol 14, No 1 (2023): Januari 2023
Publisher : FORIKES

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33846/sf14127

Abstract

Smoking behavior can cause physiological addiction and can fulfill psychological desires that are felt for a moment. The process of lighting a cigarette and exhaling it repeatedly makes smoking highly compulsive. So research is needed that aims to analyze the relationship between smoking habits and obsessive-compulsive smoking in adolescent boys in Driyorejo District. This study used a cross-sectional design, involving 294 male adolescents aged 15-25 years who were selected by proportional stratified random sampling. Data was collected by filling out a questionnaire, then analyzed using the Spearman correlation test. The results of the analysis showed that the value of p = 0.000 with a correlation coefficient = 0.601. It was concluded that there was a significant correlation between smoking behavior and the degree of obsessive-compulsive smoking disorder in male adolescents in Driyorejo District.Keywords: smoking behavior; addicted; obsessive compulsive smoking ABSTRAK Perilaku merokok dapat menyebabkan ketagihan secara fisiologis dan dapat memenuhi hasrat psikologis yang dirasakan sesaat. Proses menyalakan rokok dan menghembuskannya secara berulang-ulang menjadikan merokok sebagai suatu yang sangat kompulsif. Maka diperlukan penelitian yang bertujuan untuk menganalisis hubungan antara kebiasan merokok dengan obsesif kompulsif merokok pada remaja laki-laki di Kecamatan Driyorejo. Penelitian ini menerapkan desain cross-sectional, yang melibatkan 294 remaja laki-laki berusia 15-25 tahun yang dipilih dengan proportional stratified random sampling. Data dikumpulkan melalui pengisian kuesioner, lalu dianalisis menggunakan uji korelasi Spearman. Hasil analisis menunjukkan bahwa nilai p = 0,000 dengan koefisien korelasi = 0,601. Disimpulkan bahwa terdapat korelasi yang signifikan antara perilaku merokok dengan beratnya derajat gangguan obsesif kompulsif merokok pada remaja laki-laki di Kecamatan Driyorejo.Kata kunci: perilaku merokok; kecanduan; obsesif kompulsive merokok