Postur tubuh pekerja yang kurang baik saat bekerja dapat menimbulkan terjadinya gangguan pada rangka tubuh atau Musculoskeletal disorders (MSDs). Pada PT. Djarum GLT Kaliwungu terdapat proses pengiriman tembakau yang melibatkan seorang operator untuk melakukan pendataan dan pencatatan. Namun, aktivitas yang dilakukan oleh operator pengiriman tersebut belum menerapkan prinsip ergonomis dan memerlukan analisis lebih lanjut untuk mengetahui tingkat resiko yang dialami oleh operator pengiriman. Penelitian ini dilakukan dengan menggabungkan metode RULA dan REBA. Dimana hasil penelitian menggunakan metode RULA pada saat duduk memiliki skor 7 yang artinya Diperlukan investigasi lebih lanjut serta dilakukan perubahan segera, sedangkan pada pisi berdiri memiliki skor 7 yang artinya Diperlukan investigasi lebih lanjut serta dilakukan perubahan segera Serta nilai REBA yang dihasilkan pada posisi duduk memiliki skor 5 yang artinya Resiko sedang, investigasi lebih lanjut, melakukan perbaikan secepatnya, sedangkan pada posisi berdiri hasil penelitian metode REBA memiliki skor 9 yang artinya Resiko cidera sangat tinggi serta perubahan sangat diperlukan sesegera mungkin.
Copyrights © 2022