Lagu merupakan sebuah apresiasi karya sastra yang dilengkapi dengan faktor-faktor penyampaian emosi. Oleh karena itu, lagu dapat menjadi sarana komunikasi yang ingin disampaikan oleh penyanyi dan penulis lagu kepada pendengar tentang apa yang mereka rasakan. Dalam penelitian ini, penulis ingin mengkaji tentang bagaimana aspek gramatikal dan aspek psikologikal pada lagu Slank “Naik-naik ke puncak gunung” menggunakan pendekatan hermeneutika dari Schleiermacher. Tujuan penulis melakukan penelitan ini adalah penulis ingin mengetahui dan menemukan aspek gramatikal dan psikologikal pada lagu Slank “Naik-naik ke puncak gunung” dengan menggunakan pendekatan hermeneutika dari Schleiermacher. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif. Kesimpulan akhir yang didapat adalah bahwa kajian hermeneutika mengenai lagu Slank “Naik-naik ke puncak gunung” mendapatkan beberapa aspek yang menunjang tentang pemahaman kondisi Indonesia di tahun 1998 diantaranya ada interpretasi gramatikal yang meliputi hubungan kausal, pengulangan kata atau kalimat serta penambahan imbuhan, sedangkan dilihat dari aspek interpretasi psikologis, lirik lagu ini mengandung kritik sosial pada pemerintah yang mana menceritakan tentang semua harga kebutuhan dan bahan bakar minyak yang naik sehingga menjadikan rakyat semakin menderita.
Copyrights © 2023