Kemampuan berpikir kreatif pada peserta didik sekolah dasar masih terbilang rendah. Hal ini disebabkannya karena peserta didik kurang terlatih dalam mengerjakan soal yang mengukur kemampuan berpikir kreatif dan instrumen asesmen yang didesain khusus untuk melatih kemampuan berfikir kreatif belum tersedia, sehingga dibuthkan pengembangngan instrumen asesmen berfikir kreatif. Jenis penelitian ini adalah penelitian Research And Development (R&D). menggunakan langkah pengembangan Borg and Gall yang diadopsi oleh Sugiono. Langkah penelitian yang digunakan oleh peneliti hanya sampai tahap ketujuh, yaitu : potensi dan masalah, pengumpulan data, desain produk, validasi desain, revisi desain, uji coba produk dan revisi produk. Penelitian ini dilaksanakan di SMKS Keluarga Bunda Jambi, pada Oktober 2019 Berdasarkan validasi produk oleh guru SMKS Keluarga Bunda Jambi, dihasilkan instrumen assesmen berpikir kreatif pada guru SMKS Keluarga Bunda yang layak untuk digunakan. Presentase kelayakan masing-masing validator adalah kelayakan assesmen 84,61%, kelayakan materi 88,45% dan kelayakan bahasa 86,10%.
Copyrights © 2020