Daun alpukat mengandung flavonoid yang tinggi. Flavonoid bersifat sebagai antioksidan yang bermanfaat dalam menurunkan kadar glukosa darah melalui perbaikan fungsi pankreas. Penelitin ini bertujuan untuk mengetahui metode ekstraksi mana yang efektif sebagai antidiabetes terhadap tikus jantan putih galur wistar. Jenis penelitian yang digunakan adalah eksperimental dengan rancangan pretest posttest randomized control group design. Metode Ekstraksi yang digunakan perkolasi dan sokletasi. Tikus putih yang sudah diadaptasikan di cek kadar gula darah sebelum diinduksi dengan aloksan. Setelah 3 hari tikus di cek gula darah kembali untuk memastikan tikus kadar gulanya > 135 mg/dl. Tikus diberi perlakuan selama 10 hari dengan kontrol (-) : NaCl 0,9%; kontrol (+) : glibenklamid serta ekstrak perkolasi dan sokletasi daun alpukat. Kadar Gula darah tikus dihitung pada hari 4, 7 dan 10. Data yang didapatkan adalah selisih kadar glukosa darah dengan menggunakan analisis statistik menggunakan SPSS dengan uji Two Way ANOVA dan dilanjutkan dengan uji LSD. Hasil penelitian menunjukkan ekstraksi daun alpukat berpengaruh signifikan terhadap penurunan kadar gula darah tikus dan tidak ada perbedaan signifikan antara metode ekstraksi perkolasi dan sokletasi dalam menurunkan kadar gula darah tikus jantan galur wistar
Copyrights © 2023