Dyah Anggraeni Budhi Pratiwi
STIKES Surya Global Yogyakarta

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pengaruh Perbedaan Metode Ekstraksi Daun Alpukat (Persea americana Mill.) Dalam Menurunkan Kadar Gula Darah Terhadap Tikus Jantan Putih Galur Wistar Yang di Indukasi Aloksan Dyah Anggraeni Budhi Pratiwi; Rizky Safitri Yusanti; Putri Rizky Arneta
Lumbung Farmasi: Jurnal Ilmu Kefarmasian Vol 4, No 1 (2023): Januari
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH MATARAM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/lf.v4i1.11848

Abstract

Daun alpukat mengandung flavonoid  yang tinggi. Flavonoid bersifat sebagai antioksidan  yang bermanfaat dalam menurunkan kadar glukosa darah melalui perbaikan fungsi pankreas. Penelitin ini bertujuan untuk mengetahui metode ekstraksi mana yang efektif sebagai antidiabetes terhadap tikus jantan putih galur wistar. Jenis penelitian yang digunakan adalah eksperimental dengan rancangan pretest posttest randomized control group design. Metode Ekstraksi yang digunakan perkolasi dan sokletasi. Tikus putih yang sudah diadaptasikan di cek kadar gula darah sebelum diinduksi dengan aloksan. Setelah 3 hari tikus di cek gula darah kembali untuk memastikan tikus kadar gulanya > 135 mg/dl. Tikus diberi perlakuan selama 10 hari dengan kontrol (-) : NaCl 0,9%; kontrol (+) : glibenklamid serta ekstrak perkolasi dan sokletasi daun alpukat. Kadar Gula darah tikus dihitung pada hari 4, 7 dan 10. Data yang didapatkan adalah selisih kadar glukosa darah  dengan menggunakan analisis statistik menggunakan SPSS dengan uji Two Way ANOVA dan dilanjutkan dengan uji LSD. Hasil penelitian menunjukkan ekstraksi daun alpukat berpengaruh signifikan terhadap penurunan kadar gula darah tikus dan tidak ada perbedaan signifikan antara metode ekstraksi perkolasi dan sokletasi dalam menurunkan kadar gula darah tikus jantan galur wistar
Edukasi GERD pada siswa SMK Kesehatan Purworejo Dyah Anggraeni Budhi Pratiwi; Syukriyana Nurul Fadhilah; Dwi Kurniawati Sambodo; Tutik Wahyuningsih
INDRA: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 7 No. 1 (2026): April
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/indra.v7i1.572

Abstract

Gastroesophageal Reflux Disease (GERD) is a gastrointestinal disorder in which the stomach contents are repeatedly refluxed into the esophagus, causing several symptoms and complications.   GERD is a health problem that can reduce the quality of life of patients, so GERD treatment can significantly improve quality of life. Providing education is expected to improve the quality of life of people with GERD. The activity method includes education about GERD with pretest and posttest. This activity was attended by X Pharmacy class totaling 24 students and obtained the results of the average pretest score obtained was 75.4%, while the posttest results obtained an average result of 81.2%. These results show an increase in the understanding and knowledge of students at SMK Kesehatan Purworejo about GERD and its treatment and show the success of this educational activity.