Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi kebijakan Program Asuransi Nelayan Mandiri Terpercaya (Simantep) di Kota Sibolga serta mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambat dalam pelaksanaannya. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis implementasi kebijakan menggunakan teori George C. Edwards III yang meliputi empat indikator, yaitu komunikasi, sumber daya, disposisi, dan struktur birokrasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi Program Asuransi Nelayan Mandiri Terpercaya (Simantep) oleh Dinas Perikanan, Ketahanan Pangan, dan Pertanian (PKPP) Kota Sibolga telah berjalan sesuai dengan Peraturan Direktur Jenderal Perikanan Tangkap Nomor 3 Tahun 2018 tentang Petunjuk Teknis Asuransi Nelayan Mandiri Terpercaya (Simantep). Namun, pelaksanaannya masih menghadapi beberapa kendala, yaitu penyampaian informasi yang belum jelas dan menyeluruh serta rendahnya pemahaman sebagian nelayan terhadap pentingnya jaminan perlindungan risiko kecelakaan kerja. Selain itu, keterbatasan jumlah staf menyebabkan proses pendataan dan verifikasi nelayan berjalan lambat. Faktor pendukungnya adalah koordinasi antara Dinas PKPP dan PT Jasindo serta sikap pelaksana yang mendukung program.
Copyrights © 2025