Kanker ovarium merupakan suatu keganasan di bidang ginekologi yang cukup banyak dijumpai di kalangan wanita. Sekitar 90 % dari kanker ovarium berasal dari jaringan epitelial. Berdasarkan penilaian mikroskopis, sel kanker ovarium epitelial dapat dibagi menjadi derajat diferensiasi baik, sedang, dan buruk. Ratusan gen terkait kanker telah ditemukan. Gen pengatur apoptosis merupakan salah satu gen yang penting karena dengan menurunnya proses apoptosis merupakan salah satu dari tujuh perubahan mendasar pada transformasi keganasan kanker. Mutasi sel pada gen yang mengatur proses apoptosis dapat menyebabkan sel kanker ovarium epitelial resisten terhadap apoptosis, sehingga sel dapat menyerupai atau gagal menyerupai sel normalnya. Salah satu gen yang berperan dalam proses apoptosis adalah gen Bcl-2. Overekspresi Bcl-2 dapat mencegah atau mengurangi kematian sel yang di induksi oleh berbagai macam stimulus. Dengan demikian maka dalam penelitian ini dilakukan untuk mencari hubungan antara ekspresi bcl-2 dengan derajat diferensiasi sel pada kanker ovarium epitelial  Penelitian ini merupakan studi cross-sectional di Bagian Kebidanan dan Penyakit Kandungan, Patologi Anatomi dan Rekam Medis Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Sanglah, Denpasar yang dilakukan mulai Januari 2012 sampai bulan Desember 2013 dengan sampel penelitian sebanyak 51 buah blok parafin. Sampel blok parafin ini dikelompokkan berdasarkan derajat diferensiasi kanker ovarium epitelial yaitu derajat diferensiasi baik, sedang dan buruk. Masing-masing kelompok derajat diferensiasi kanker ovarium epitelial dilakukan pemeriksaan ekspresi protein bcl-2 dengan teknik imunohistokimia, yang kemudian dilakukan analisis hubungan antara ekspresi protein bcl-2 pada kanker ovarium epitelial pada derajat diferensiasi baik, sedang dan buruk dengan menggunakan uji Spearman.  Penelitian ini memperoleh rerata umur (P=0,217), paritas (P=0,809) dan Indek Massa Tubuh (IMT) (P=0,363), pada ketiga kelompok derajat diferensiasi kanker ovarium epitelial adalah homogen. Berdasarkan uji Spearman diperoleh tidak terdapat hubungan antara ekspresi protein bcl-2 dengan derajat diferensiasi sel pada kanker ovarium epitelial (r=0,217, P=0,127). Â
Copyrights © 2014