Budidaya jamur tiram banyak ditanam oleh masyarakat petani sebagai bagian dari komoditas sayur-mayur yang banyak disukai oleh masyarakat karena kandungan protein dan gizinya. Ada beberapa faktor yang perlu diperhatikan didalam budidaya jamur tiram untuk mendapatkan hasil yang maksimal, diantaranya adalah : faktor pencahayaan , suhu dan kelembaban pada ruang budidaya jamur yaitu antara : 22 C° s/d 28 C° dan kelembaban : 60% s/d 70%. Tujuan penelitian adalah mengkaji kinerja sistem nirkabel (Xbee) dalam pengendalian : monitoring suhu dan kelembaban pada aplikasi rumah jamur menggunakan komunikasi wireless -Xbee antara stasiun master sebagai pusat pengendali dan monitoring dengan stasiun slave (rumah jamur). Metode penelitian adalah membangun sebuah sistem perangkat komunikasi antara master (mikrokontroler Atmega-16) dan slave (sensor suhu dan kelembaban SHT11). Master mengirimkan perintah kepada Fan (slave) yang difungsikan sebagai penurun suhu pada rumah jamur dan sprayer digunakan untuk penambah kelembaban. Stasiun Master berfungsi sebagai pusat pengendali dan pemantauan stasiun Slave. Xbee berfungsi sebagai perangkat komunikasi antara Master dan Slave. Tampilan LCD digunakan untuk merekan data nilai suhu dan kelembaban yang dikirim dari stasiun Slave. Apabila sistem komunikasi nirkabel Hank, maka buzzer akan aktif. Data hasil pengukuran suhu dan kelembaban kinerja sistem memiliki tingkat kesalahan : 1-2% dan hasil pengujian Xbee di luar ruangan dicapai jarak maksimum 60 meter.
Copyrights © 2015