Yurisprudentia: Jurnal Hukum Ekonomi
Vol 8, No 2 (2022)

PERLINDUNGAN HUKUM TERHADAP KORBAN KEKERASAN DALAM RUMAH TANGGA

Dermina Dalimunthe (UIN Syahada Padangsidimpuan)



Article Info

Publish Date
26 Jan 2023

Abstract

Seiring perubahan waktu kekejaman dalam perkawinan terus bertambah, dipengaruhi pola hidup menempatkan laki - laki sebagai pemegang kekuasaan utama selanjutnya berlangsung sepanjang masa. Kesejajaran sex yang kini belum terlihat dan kultur umum senantiasa harus hidup rukun sampai memiliki kecendrungan untuk selalu mendakwa wanita, aturan telah dibentuk oleh otoritas, namun hasil belum maksimal. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui sebab-sebab kekejaman dalam perkawinan, pola-pola kekejaman dalam perkawinan, dan proteksi aturan yang diperoleh korban kekejajaman dalam perkawinan.Penelitian ini bersifat yuridis-normatif melalui penggunaan arsip sekunder.Penyebab kekejaman dalam perkawinan meliputi kekerasan total berbasis gender disebabkan  oleh pola hidup patriarki yang terus berlangsung sepanjang masa, kesetaraan gender yang kini belum terlihat dan nilai-nilai budaya masyarakat yang senantiasa harus hidup rukun sehingga memiliki kecenderungan untuk menyudutkan isteri Ini disebabkan oleh macam-macam hal yaitu sebab ekonomi, alkohol, dan pola kekejaman dalam perkawinan bervariasi yaitu ringan  berat bahkan sampai sekarat dan mati. Proteksi pidana bagi korban kekejaman dalam perkawinan, dari aspek yuridis, pihak korban sering kali menempuh jalur privat, beberapa jalur publik (pidana) Sebagian besar korban menentukan opsi berpisah jalur litigasi (pidana) dan beberapa lewat musyawarah keluarga.

Copyrights © 2022






Journal Info

Abbrev

yurisprudentia

Publisher

Subject

Religion Humanities Economics, Econometrics & Finance

Description

Yurisprudentia; Jurnal Hukum Ekonomi, ISSN Cetak: 2442-6822; ISSN ONLINE: 2580-5134, publishes scientific writings in the form of research results, literature reviews, conceptual articles and actual issues that are relevant and focused in the field of Islamic economics. The editor accepts that the ...