Permasalahan yang terjadi adalah rendahnya kemampuan membaca dan menulis siswa pada tingkat sekolah dasar atau sederajat di Indonesia, khususnya di MI Hijriyah I Palembang. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan sejarah program dan bagaimana pelaksanaan program ekstrakurikuler literasi bahasa Indonesia di MI Hijriyah I Palembang dan untuk mendeskripsikan bagaimana evaluasi program dengan pendekatan patok wajah. Metode yang digunakan adalah metode kualitatif deskriptif. Yaitu dengan mengumpulkan data dari hasil wawancara, observasi, dan studi dokumen di MI Hijriyah I Palembang. Hasilnya pelaksanaan program literasi bahasa Indonesia di MI Hijriyah I Palembang masih belum sesuai dengan produk yang direncanakan dan program dilanjutkan atau dilanjutkan. Namun dalam input, proses dan produk program literasi bahasa Indonesia harus dievaluasi kembali atau diperbaiki.
Copyrights © 2022