Kemajuan dan kualitas pendidikan di Indonesia merupakan tanggung jawab pemerintah, swasta, masyarakat dan orang tua. Kepedulian terhadap kualitas dan kemajuan pendidikan siswa siswi sekolah dasar negeri maupun swasta terletak pada orang tua. Institusi pendidikan selama masa pandemi Covid19 dituntut dapat meningkatkan dan memperbaiki ketuntasan belajar dalam proses belajar mengajar, baik dari segi keamanan, kualitas dan ketuntasan minimum sebuah pembelajaran. Ekosistem pendidikan merupakan kolaborasi antara siswa dan orangtua dalam meningkatan kualitas dan kemajuan belajar anak-anaknya dalam menghadapi sitiasi Covid19. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan menerapkan analisis factor kekutan di lapangan. Dengan model Force Field Analisys (FFA), akan diketahui seberapa besar factor pendukung dan penghambat dalam ketercapaian ketuntasan belajar siswa selama mengikuti pembelajaran daring (online). Harapan gambaran Logic Model yang diinginkan ,yaitu: (1) outcame; (2) short term outcame (3) Mid Term Outcame: (4) Long Term Outcame. Penelitian ini bertujuan bisa menjelaskan tentang: (1) Ekosistem pendidikan di SDN Lowokwaru 02 Kota Malang; (2) Upaya menuntaskan proses belajar di SDN Lowokwaru 02 Malang pada masa pandemi Covid19; (3) Literasi Teknologi Informasi sebagai moda promosi usaha warga masyarakat SDN Lowokwaru 2 Malang (4) Faktor pendukung dan faktor penghambat dalam ekosistem pendidikan warga SD Negeri Lowokwaru 2 Kota Malang. Kemuncula faktor pendukung dan penghambat, factor pendukung antara lain: (1) Adanya peraturan dan kebijakan yang tertuang di sekolah; (2) Ketersediaan sarana dan prasarana; (3) Ketersediaan sumber daya manusia; (4) Ketersediaan anggaran dana; factor penghambatnya antara lain (1) Komitmen yang berubah-ubah; Tatakelola sarana dan prasarana; (2) Kualitas sumber daya manusia; (3) Koordinasi antara sekolah dan warga. Hasil penelitian menunjukkan bahwa factor pendukung lebih besar dari factor penghambat. Melalui pemeataan dengan Logic Model dengan hasil yang dicapai ,yaitu: (1) outcame: pendidik terpacu untuk meningkatkan model pembelajaran yang mudah tersampaikan, optimalisasi perangkat sarana dan prasarana selama pandemic covin19, dan literasi teknologi informasi masyarakat meningkat; (2) short term outcame: tertib administrasi sekolah, pengawasan keamanan dan kesehatan terjaga, produk usaha rumah tangga tersiar secara online ; (3) Mid Term Outcame: Sekolah siap moda online, penghasilan usaha rumah tangga meningkat dan dapat meningkatkan ekonomi; (4) Long Term Outcame: penyelenggara pendidikan dan masyarakat siap menghadapai revolusi industry 4.0. Dari kedaan diatas disimpulkan bahwa secara umum ekosistem pendidikan dapat membantu penyelenggara pendidikan dalam menuntaskan proses belajar siswa, dari segi keamanan dan kesehatan dapat menekan penyebaran Covid19, segi literasi Teknologi Informasi, orang tua siswa dapat memperoleh pengetahuan bidang informasi sekaligus berbisnis dan promosi usaha rumah tangga
Copyrights © 2022