Penelitian ini bertujuan untuk mengupas gejala transformasi pengetahuan sekaligus tindakan, khususnya pada masyarakat Desa Wonoboyo. Melalui metode kualitatif dan pendekatan studi kasus, data hasil penelitian kemudian dianalisis dengan konsep demitologisasi. Hasil penelitian menunjukkan ambisi menjadikan daerah tersebut sebagai kawasan agribisnis adalah salah satu konsekuensi atas materialisme ekonomi. Dengan prinsip pragmatis, tindakan semacam itu telah berdampak terhadap kondisi alam. Konstruksi berpikir masyarakat Wonoboyo telah berjalan melompati penjara mitologis sebagaimana ajaran Tri Hita Karana yang erat kaitannya dengan proses harmonisasi antara Tuhan, manusia, dan alam menuju pada rasionalitas tunggal, yaitu materialisme ekonomi. Kata Kunci : Transformasi pengetahuan, materialisme ekonomi, mitologis.
Copyrights © 2022