Pemberdayaan perempuan menjadi salah satu faktor dalam membangun ketahanankeluarga. Kendati demikian munculnya wabah Pandemi Corona Virus Disease (COVID)19 menyebabkan kelompok perempuan khususnya pekerja rumah tangga kesulitan untukmemperoleh hak ekonomi. Tujuan kajian dimaksudkan untuk mengidentifikasi danmenganalisa upaya pemerintah dan pandangan kelompok perempuan dalam pemenuhanhak ekonomi di masa pandemi covid-19.Kajian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik analisa data memakailima elemen dalam kerangka kerja Longwe mengenai pemberdayaan perempuan yaknikesejahteraan, akses, kesadaran kritis, partisipasi, dan pengendalian.Hasil kajian menunjukkan bahwa Pemerintah Pusat dan Daerah sejatinya telahmengupayakan bantuan sesuai kebutuhan di lokasi masing-masing atas permintaanmasyarakat kelompok perempuan Meskipun tidak terfokus pada bantuan bagi pekerjarumah tangga. Disisi lain dalam pandangan kelompok perempuan terdapat kendalautamanya dalam hal akses dan partisipasi yang mengakibatkan upaya yang dilakukanpemerintah belum optimal bagi perempuan pekerja rumah tangga. Oleh karenanyasejumlah langkah direkomendasikan kepada beberapa stakeholder terkait dalam halsosialisasi sejumlah kebijakan untuk mempermudah akses mendapatkan informasi sertamendorong untuk perluasan akses partisipasi bagi perempuan pekerja rumah tangga dalamproses penyusunan, implementasi dan evaluasi terhadap kebijakan agar dapat terpenuhihak-haknya khususnya dalam pemenuhan hak di bidang
Copyrights © 2022