Simpang Padayungan merupakan simpang bersinyal dengan volume lalu lintas yang padat. Di simpang tersebut sering terjadi konflik yang berpotensi menjadi kecelakaan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis kinerja simpang, menganalisis potensi kecelakaan, serta membuat solusi untuk mengurangi potensi terjadinya kecelakaan. Proses analisis dilakukan dengan metode MKJI 1997 dan pengamatan langsung di lapangan. Berdasarkan hasil penelitian, kinerja pada simpang Padayungan termasuk ke dalam klasifikasi sangat buruk dengan tundaan rata-rata 72,88 det/smp, panjang antrian sampai 243,69 m, serta derajat kejenuhan (DS) pada rentang 0,71-0,84. Arus lalu lintas sangat padat sehingga membentuk titik konflik yang cukup banyak karena adanya pergerakan kendaraan dari berbagai arah. Semakin banyak titik konflik, maka potensi kecelakaan yang terjadi akan semakin besar. Untuk mengurangi potensi kecelakaan yang mungkin terjadi dapat dilakukan dengan cara pegaturan sinyal dan fase lalu lintas, pemasangan rambu kecepatan, pemasangan pita penggaduh, pengurangan volume kendaraan, dan perbaikan geometrik jalan.
Copyrights © 2023