Pulau panjang merupakan salah satu dari pulau-pulau kecil yang berada di Teluk Banten, yang berada di kecamatan Pulo Ampel Kabupaten Serang provinsi Banten. Untuk memenuhi kebutuhan air sehari-hari, masyarakat di tempat ini mengambil dari sumur. Di pulau ini tidak ada sumber air permukaan, seperti sungai,situ, rawa, dan mata air. Air yang berasal dari sumur tersebut rata-rata airnya payau. Tentunya air tersebut tidak memenuhi persyaratan sebagai air baku. Air untuk keperluan masak dan minum masyarakat harus mendatangkan dari luar pulau. Dengan latar belakang tersebut diatas maka penulis merasa perlu melaklukan kajian di lokasi ini. Macam Penelitian yang dilakukan untuk menyelesaikan persoalan ini yaitu dengan menghitung ketersediaan air, melakukan perhitungan kebutuhan air penduduk setempat, serta menentukan macam teknologi yang cocok digunakan di tempat tersebut. Metode penelitian yang digunakan pada penelitian ini adalah metode kuantitatif, yaitu dengan cara melakukan survey di lokasi penelitian yang bertujuan untuk mengumpulkan data kualitas air yang biasa digunakan penduduk setempat. Pengujian air dilakukan dengan menggunakan alat ukur Electrical Conductivity (EC) Meter, untuk mengukur DHL dan TDS dalam larutan air yang berasal dari sumur-sumur milik warga.
Copyrights © 2022