Di tengah arus globalisasi dan informasi serta kemajuan berbagai ilmu pengetahuan dan teknologi dewasa ini, ada hal yang perlu mendapat perhatian adalah mengenai konsep pendidikan untuk orang dewasa. Tidak sedikit orang dewasa yang harus mendapat pendidikan, baik pendidikan informal maupun non formal, misalnya dalam bentuk Pendidikan dan Pelatihan (Diklat), ketrampilan, kursus- kursus, penataran dan sebagainya. Masalahnya yang sering muncul adalah bagaimana kiat dan strategi membelajarkan orang dewasa. Penelitian ini dilakukan dengan Experiential learning yang didefinisikan sebagai proses belajar yang pengetahuannya diperoleh dari sebuah bentuk pengalaman, yang menggabungkan pemahaman dengan kegiatan yang dilakukan. Pada metode experiential learning ini, media pembelajaran yang digunakan adalah pengalaman tiap-tiap individu yang menjalankannya. Dari penelitian ini diketahui bahwa, pembelajaran orang dewasa merupakan suatu proses penemuan (pengetahuan, ketrampilan, dan sikap) spanjang hayat terhadap sesuatu yang dibutuhkan dan diperlukan untuk keprofesionalannya dalam bekerja dibidang kesehatan, prosesnya tidak di dasarkan pada pertimbangan fasilitator, akan tetapi didasarkan pada kepentingan peserta pelatihan sebagai orang dewasa yang sedang belajar. Karakteristik pembelajaran orang dewasa adalah konsep untuk mengembangkan 4 hal pokok antara lain, konsep diri, peranan pengalaman, kesiapan belajar dan orientasi belajar. Implikasinya dalam proses pembelajaran antara lain diperlukan pengaturan lingkungan fisik, lingkungan sosial dan psikologis, diagnosis kebutuhan belajar, perencanaan yang matang, tujuan belajar yang jelas, model belajar yang partisipatif, materi dan tehnik pembelajaranya disesuaikan dengan pengalaman dan kemampuan fisiknya.
Copyrights © 2023