Tujuan penelitian ini adalah menguji pengaruh kesehatan bank terhadap tingkat inklusi keuangan. Penelitian ini memanfaatkan market discipline theory yang mendasari partisipasi pelaku pasar dalam sistem keuangan yang inklusif serta teori signalling yang merepresentasikan bagaimana informasi kesehatan bank berperan dalam keputusan partisipasi tersebut. Sampel penelitian adalah Bank terbuka pada tahun 2017-2020 yang disaring berdasarkan kriteria-kriteria tertentu atau teknik purposive sampling. IBM SPSS Statistic digunakan sebagai alat analisis penguji hipotesis penelitian. Hasil penelitian yang didapat adalah tidak adanya pengaruh antara profil risiko terhadap inklusi keuangan, terdapat pengaruh negatif antara GCG dan permodalan terhadap inklusi keuangan sementara rentabilitas terbukti dapat meningkatkan inklusi keuangan atau berpengaruh positif. Hasil ini diharap dapat mendorong pemerintah untuk merancang kebijakan yang seimbang antara pengawasan kesehatan bank dengan penciptaan inklusi keuangan bagi penduduk miskin serta bagi pihak bank untuk memerhatikan tingkat kesehatan bank yang terbukti menjadi faktor penentu keikutsertaan pelaku pasar dalam sistem keuangan.
Copyrights © 2022