Penelitain ini bertujuan untuk menganalisis determinan permintaan pariwisaya internasional di Indonesia. Metode yang digunakan adalah panel fully modified ordinary leasr square yang dapat mengatasi masalah panel non stasioner dan efek heterogenitas antar negara. Untuk sampel, penelitian ini menggunakan 31 negara yang melakukan kunjungan ke Indonesia dan series data yang digunakan yaitu kuartal 1 2007 sampai kuartal 4 2018. Penelitian ini menemukan dengan pooled FMOLS model, variabel GDP, lag kunjungan, harga relatif, harga pesaing, efek seasional, dan efek krisis global signifikan mempengaruhi permintaan pariwisata. Selain itu, dengan FMOLS group-mean-estimator menemukan estimasi koefisien variabel yang berbeda antar negara. Meskipun pada pooled FMOLS model semua variabel signifikan namun pada model individu per negara terdapat perbedaan variabel yang signifikan. Kesimpulan dari penelitian ini adalah terdapat efek heterogenitas antara negara menyebabkan perbedaan faktor yang berpengaruh terhadap permintaan pariwisata internasional Indonesia pada masing-masing negara.
Copyrights © 2022