Jurnal Ruaya : Jurnal Penelitian dan Kajian Ilmu Perikanan dan Kelautan
Vol 11, No 1 (2023): Jurnal Ruaya : Jurnal Penelitian dan Kajian Ilmu Perikanan dan Kelautan

STUDI PERBANDINGAN KEANEKARAGAMAN BIVALVIA DAN GASTROPODA PADA PULAU-PULAU KECIL DI BANGKA

Budi Afriyansyah (Program Studi Biologi Fakultas Pertanian Perikanan dan Biolog, Universitas Bangka Belitung)
Rania Insyira (Program Studi Biologi Fakultas Pertanian Perikanan dan Biolog, Universitas Bangka Belitung)
Tirma Papingka (Program Studi Biologi Fakultas Pertanian Perikanan dan Biolog, Universitas Bangka Belitung)
Umiyatul Islamiyah (Program Studi Biologi Fakultas Pertanian Perikanan dan Biolog, Universitas Bangka Belitung)
Ahmad Syazili (Program Studi Biologi Fakultas Pertanian Perikanan dan Biolog, Universitas Bangka Belitung)
Lissoliha Lissoliha (Program Studi Biologi Fakultas Pertanian Perikanan dan Biolog, Universitas Bangka Belitung)
Mutia Anggita Edelweis (Program Studi Biologi Fakultas Pertanian Perikanan dan Biolog, Universitas Bangka Belitung)
Rani Arizki Roshan (Program Studi Biologi Fakultas Pertanian Perikanan dan Biolog, Universitas Bangka Belitung)
Risna Meilya (Program Studi Biologi Fakultas Pertanian Perikanan dan Biolog, Universitas Bangka Belitung)
Shella Indila Julisa (Program Studi Biologi Fakultas Pertanian Perikanan dan Biolog, Universitas Bangka Belitung)
Raka Tiwi (Program Studi Biologi Fakultas Pertanian Perikanan dan Biolog, Universitas Bangka Belitung)
Zaenab Fauziyah (Program Studi Biologi Fakultas Pertanian Perikanan dan Biolog, Universitas Bangka Belitung)
M Yusuf Rangga (Program Studi Biologi Fakultas Pertanian Perikanan dan Biolog, Universitas Bangka Belitung)
Hikmah Septiani (Program Studi Biologi Fakultas Pertanian Perikanan dan Biolog, Universitas Bangka Belitung)
Genta Hazi Pratoyo (Program Studi Biologi Fakultas Pertanian Perikanan dan Biolog, Universitas Bangka Belitung)
Winanto Winanto (Program Studi Biologi Fakultas Pertanian Perikanan dan Biolog, Universitas Bangka Belitung)
Rahmad Lingga (Program Studi Biologi Fakultas Pertanian Perikanan dan Biolog, Universitas Bangka Belitung)
Henri Henri (Laboratorium Dasar, Universitas Bangka Belitung)



Article Info

Publish Date
30 Jan 2023

Abstract

Penelitian ini dilakukan pada ketiga pulau kecil yang ada di Bangka Belitung yaitu Pulau Putri, Pulau Panjang dan Pulau Semujur. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui keanekaragaman bivalvia dan gastropoda berdasarkan karakteristik masing-masing pulau. Metode yang digunakan adalah metode Purposive sampling dengan teknik transek garis yang dilakukan pengambilan garis tegak lurus terhadap garis pantai. Stasiun terdiri dari 3 stasiun dengan 5 plot pencuplikan yang dibuat kerangka kuadran berukuran 50×50cm2 dengan jumlah total daerah pencuplikan adalah 15 masing-masing pulau. Analisis data menggunakan rumus keanekaragaman Shannon Wiener. Hasil penelitian menunjukkan bahwa parameter fisik dan kimia pada lingkungan ketiga pulau tergolong baik dengan suhu rata-rata 31,9℃, pH 7,395 dan salinitas 4,15%. Keanekaragaman Gastropoda lebih besar daripada keanekaragaman Bivalvia. Hal ini ditunjukkan dengan adanya 21 spesies gastropoda di Pulau Putri, 18 spesies gastropoda di Pulau Panjang, dan 7 spesies gastropoda di Pulau Semujur sedangkan bivalvia 20 spesies di Pulau Putri, 13 spesies di Pulau Panjang, dan 2 spesies di Pulau Semujur. Famili dari kelas Gastropoda yang paling banyak ditemukan adalah Cerithiidae. Berdasarkan parameter yang diukur pada lokasi penelitian dan adanya perbedaan karakteristik dari ketiga pulau menyebabkan adanya perbedaan keanekaragaman gastropoda dan bivalvia, seperti di Pulau Putri yang didominasi oleh rataan terumbu karang yang sangat luas dan rapat dengan substrat berupa pasir, yang mana kondisi tersebut mempengaruhi tingginya keanekaragaman gastropoda dan bivalvia. Adapun di Pulau Panjang di dominasi oleh ekosistem lamun dengan tipe substrat yang lumpur berpasir, keberadaan lamun dapat menjadi sumber nutrisi serta habitat bagi moluska hal tersebut yang menyebabkan tingginya keanekaragaman gastropoda dan bivalvia. Adapun Kondisi lingkungan di Pulau Semujur di dominasi oleh ekosistem lamun dengan substrat berpasir, serta terdapat pemukiman warga, banyaknya aktivitas seperti rekreasi, memancing dan eksplorasi serta pengambilan fauna untuk koleksi pribadi di Pulau tersebut menyebabkan rendahnya keanekaragaman gastropoda dan bivalvia.

Copyrights © 2023