Air terjun Bidadari terletak di Desa Kawinda To’i, Kecamatan Tambora Kabupaten Bima Provinsi Nusa Tenggara Barat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui persepsi pengunjung terhadap pengembangan objek wisata alam air terjun Bidadaridalam penilaian akses wisata dan kondisi fasilitas objek wisata tersebut.. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskritif kuantitatif. Data primer didapatkan melalui teknik observasi serta mewawancarai responden dengan menggunakan kuesioner 100 orang pengunjung. Dalam penelitian ini data dianalisis menggunakan pengukuran skala likert. Pengukuran komponen penilaian pada skala likert yaitu mencakup rentang nilai ≤ 5 diartikan sangat baik, rentang nilai 4 ≤ 4,5 diartikan baik, rentang 3 ≤ 3,5 diartikan cukup, rentang 2 ≤ 2,5 diartikan kurang baik, dan rentang ≥ 1 diartikan tidak baik. Berdasarkan penelitian persepsi pengunjung terhadap kondisi aksesbilitas wisata (3,6) dan masuk dalam kategori baik, penilaian pada kondisi kebersihan (3,6) masuk kategori baik, penilaian pada kondisi infrastruktur (3,3) masuk ke dalam kategori cukup, penilaian pada kondisi fisik (3,6) masuk ke dalam kategori baik, serta pada penilaian kepuasan pengunjung terhadap obyek wisata (4,1) masuk dalam kategori baik.. Hal ini menunjukkan bahwa perlu adanya peningkatan dalam bidang infrastruktur berupa peningkatan jaringan komunikasi serta sarana dan prasarana wisata sebagai upaya pengembangan suatu objek wisata yang dapat dilakukan dengan strategi yang baik dan tersusun, hal itu dilakukan agar dapat meningkatkan minat kunjungan di objek wisata tersebut.
Copyrights © 2022