Masalah pada penelitian ini adalah : (1) Bagaimana komunikasi interpersonal guru bimbingan dan konseling dalam peningkatan motivasi belajar peserta didik. (2) Bagaimana pemberian penghargaan guru bimbingan dan konseling dalam peningkatan motivasi belajar kepada peserta didik. Metodologi pada penelitian ini menggunakan metode kualitatif fenomenologi, sumber data primer dalam penelitian ini adalah guru bimbingan konseling, dan peserta didik. Hasil dalam penelitian adalah temuan mengenai kepemimpinan guru bimbingan dan konseling dalam peningkatan motivasi belajar dan mengetahui bagaimana standart kepemimpinan guru bimbingan dan konseling dalam peningkatan motivasi belajar peserta didik di SMPN 17 Banjarmasin. Peran guru bimbingan dan konseling berkomunikasi dengan peserta didik adalah upaya untuk mengetahui bagaimana kebijakan yang akan diterapkan dan dilakukan oleh guru bimbingan dan konseling dalam meningkatkan motivasi belajar peserta didik.
Copyrights © 2023