Kehamilan dan melahirkan merupakan suatu hal yang menyenangkan tetapi juga periode kehidupan yang penuh dengan stress. Kehamilan dan melahirkan memberikan banyak perubahan psikologis dan psikososial. Periode kehamilan dan periode postpartum cenderung mengalami stress yang cukup besar karena keterbatasan kondisi fisik yang harus membatasi aktivitas dan mengalami proses adaptasi menjadi ibu sehingga pada periode ini berpotensi terjadi depresi postpartum. Tujuan dalam penelitian ini adalah mengetahui hubungan antara kehamilan remaja dan jenis persalinan dengan depresi postpartum. Metode penelitian ini menggunakan desain cross sectional study dengan teknik inccidental sampling. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 80 responden. Pengambilan data dengan kuesioner sosiodemografi dan Edinburg Postnatal Depression Scale (EPDS). Analisis data menggunakan uji Chi-Square dan Regresi Logistik. Hasil penelitian hubungan kehamilan remaja dan jenis persalinan dengan depresi postpartum pada ibu nifas, maka dapat diambil kesimpulan bahwa usia kehamilan remaja dan jenis persalinan memiliki hubungan yang bermakna terhadap depresi postpartum. Penelitian ini menunjukkan bahwa variabel kehamilan remaja dan jenis persalinan merupakan faktor risiko terjadinya depresi postpartum. Saran untuk melakukan tes EPDS sehingga dapat diketahui lebih awal dan dapat dilakukan tindakan pencegahan agar depresi postpartum tidak berkembang menjadi psikosis postpartum.
Copyrights © 2023