Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Penyuluhan Tentang Kiat Meningkatkan Kecerdasan Emosional pada Perawat ILLUSTRI ILLLUSTRI
Jukeshum: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 2 (2022): Edisi Juli 2022
Publisher : Universitas Haji Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51771/jukeshum.v2i2.334

Abstract

Kecerdasan Emosional (EQ) yang rendah dalam suatu negara berkembang akan menjadi salah satu tolak ukur penyebab kelemahan pada asal daya manusia. Kecerdasan Emosional (EQ) merujuk pada keterampilan non kognitif yang mempengaruhi kinerja perawat terutama dalam pendokumentasian asuhan keperawatan. Metode yang dilakukan dengan cara memberikan penjelasan sejelas-jelasnya dengan memberikan kesempatan bertanya bagi para peserta penyuluhan yang belum paham. Menambah pengetahuan peserta terhadap hal-hal apa saja yang bisa menaikkan kecerdasan emosional. salah satu upaya untuk meningkatkan kinerja perawat adalah dengan meningkatkan korelasi interpersonal serta keterampilan, dan mengikuti pembinaan sesuai bidang pekerjaannya. Saran diharapkan untuk meningkatkan keterampilan dalam pendokumentasian dengan diadakan pelatihan atau seminar perihal kecerdasan Emosional (EQ) supaya dapat meningkatkan pelayanan kesehatan.
HUBUNGAN KEHAMILAN REMAJA DAN JENIS PERSALINAN DENGAN DEPRESI POSTPARTUM PADA IBU NIFAS ILLUSTRI ILLLUSTRI
JIDAN: Jurnal Ilmiah Kebidanan Vol. 3 No. 1 (2023): Edisi Januari 2023
Publisher : UNIVERSITAS HAJI SUMATERA UTARA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kehamilan dan melahirkan merupakan suatu hal yang menyenangkan tetapi juga periode kehidupan yang penuh dengan stress. Kehamilan dan melahirkan memberikan banyak perubahan psikologis dan psikososial. Periode kehamilan dan periode postpartum cenderung mengalami stress yang cukup besar karena keterbatasan kondisi fisik yang harus membatasi aktivitas dan mengalami proses adaptasi menjadi ibu sehingga pada periode ini berpotensi terjadi depresi postpartum. Tujuan dalam penelitian ini adalah mengetahui hubungan antara kehamilan remaja dan jenis persalinan dengan depresi postpartum. Metode penelitian ini menggunakan desain cross sectional study dengan teknik inccidental sampling. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 80 responden. Pengambilan data dengan kuesioner sosiodemografi dan Edinburg Postnatal Depression Scale (EPDS). Analisis data menggunakan uji Chi-Square dan Regresi Logistik. Hasil penelitian hubungan kehamilan remaja dan jenis persalinan dengan depresi postpartum pada ibu nifas, maka dapat diambil kesimpulan bahwa usia kehamilan remaja dan jenis persalinan memiliki hubungan yang bermakna terhadap depresi postpartum. Penelitian ini menunjukkan bahwa variabel kehamilan remaja dan jenis persalinan merupakan faktor risiko terjadinya depresi postpartum. Saran untuk melakukan tes EPDS sehingga dapat diketahui lebih awal dan dapat dilakukan tindakan pencegahan agar depresi postpartum tidak berkembang menjadi psikosis postpartum.