Tafsir telah mengalami perkembangan secara metodologis dan subtansial, kehadiran aliran tafsir bi al-ma’tsur dan bi al-ra’yi turut memberi warna bagi pemikiran umat muslim. Di sisi lain, ada persoalan cukup serius di bagian tafsir bi al-ma’tsur, yaitu dengan hadirnya varian riwayat, dari riwayat yang sahih hingga riwayat yang tidak bisa dipertanggung jawabkan menurut parameter sanad dan rijal hadis dalam disiplin ilmu hadis. Metode penyajian yang diterapkan Imam al-Thabari adalah dengan memilah-milah beberapa ayat al-Qur’an. Misalnya dalam satu surah, ayatnya dibagi menjadi beberapa bagian, kemudian dalam satu ayat dipenggal menjadi beberapa kata, dan setelah itu baru kemudian Imam al-Thabari memberikan pembahasan secara rinci dengan memberikan penjabaran kosa kata, aspek gramatikal, aspek qira’ah, menyebutkan asbab al-Nuzul (bila ada), menyebutkan berbagai pendapat ulama dan mentarjihnya.
Copyrights © 2022