Sebagian besar (90%) wanita mengalami nyeri yang hebat selama proses persalinan. Nyeri pada persalinan merupakan proses fisiologis yang normal. Nyeri yang tidak segera diatasi dapat meningkatkan angka kematian ibu dan bayi. Salah satu metode non farmakologi yang sangat efektif dilakukan untuk mengurangi nyeri persalinan adalah metode effleurage massage dimana massage ini dapat merangsang hormon endorfin yang berfungsi sebagai relaksasi sehingga ibu dapat merasakan pengurangan rasa nyeri. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi pengaruh effleurage massage terhadap nyeri persalinan kala I fase aktif. Desain penelitian ini yaitu Literature Review. Artikel di telusuri melalui database akademik Google scholar dan ResearchGate, menggunakan kata kunci massage effleurage, labor pain, nyeri persalinan, nyeri kala I fase aktif. Artikel jurnal terseleksi berjumlah sepuluh mulai tahun 2017-2019, yang membahas tentang pengaruh effleurage massage terhadap nyeri persalinan kala I fase aktif di berbagai wilayah di Indonesia. Setelah dilakukan Literature Review ditemukan bahwa Setelah dilakukan intervensi pada ibu bersalin kala I fase aktif persalinan didapatkan bahwa skala nyeri yang dialami oleh ibu sebagian besar menjadi rendah-sedang, sehingga Massage Effleurage sangat berpengaruh untuk mengurangi dan menurunkan rasa nyeri persalinan kala I fase aktif persalinan. Dalam hal ini tenaga kesehatan sangat berperan penting untuk melakukan intervensi kepada ibu bersalin dengan asuhan sayang ibu dengan cara mengurangi rasa nyeri saat bersalin menggunakan teknik massage effleurage yang terbukti dapat mengurangi rasa nyeri pada ibu bersalin kala I fase aktif setelah dilakukan identifikasi pada 10 artikel jurnal yang telah didapatkan oleh peneliti.
Copyrights © 2022