Artikel ini bertujuan untuk menjelaskan bagaimana bentuk pelayanan Diakoni gereja yang dapat mengembangkan ekonomi jemaat sesuai dengan potensi yanng jemaat miliki. Khususnya GKI Efata Siaratesa, salah satu jemaat yang memiliki potensi alam yang berasal dari laut, berupa ikan dan keran, juga potensi pertanian, hasil kebun. Pendekatan yang dipakai penulis ada kualitatif deskriptif. Berdasarkan penelitian, penulis menemukan, Pertama, diakonia masih berfokus pada karitatif belum mengembangkan transformatis dalam jemaat. Kedua, diakonia belum efektif karena belum menyentuh kebutuhan jemaat secara kontekstual. Ketiga, pelayan diakonia belum memaksimalkan potensi yang ada di dalam jemaat secara baik untuk dikembangkan.
Copyrights © 2022