Penelitian ini menggunakan sampel 165 perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia pada tahun 2012 sampai dengan 2014. Pengambilan sampel dalam penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode purposive sampling. Data yang digunakan dalam penelitian ini berupa laporan tahunan, laporan keuangan, tata kelola perusahaan, serta data lainnya yang diperlukan. Data kemudian dianalisis menggunakan analisis regresi linier berganda dengan program SPSS 21. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa independensi dewan komisaris dan keahlian keuangan komite audit berpengaruh negatif signifikan terhadap manajemen laba, sedangkan variabel ukuran dewan komisaris, keahlian keuangan dewan komisaris, frekuensi pertemuan dewan komisaris, ukuran komite audit, independensi komite audit, dan frekuensi pertemuan komite audit tidak memiliki pengaruh yang signifikan terhadap manajemen laba.Kata Kunci: Dewan komisaris, komite audit, dan manajemen laba.
Copyrights © 2017