JBN (Jurnal Bedah Nasional)
Vol 7 No 1 (2023): JBN (Jurnal Bedah Nasional)

Analisa Hubungan Antara Kadar Sel Monosit Darah Tepi pada Pasien Kanker Payudara Stadium Lanjut Sebelum dan Sesudah Terapi

Priscilia Kalitouw (Divisi Bedah Onkologi, Departemen Bedah, Fakultas Kedokteran Universitas Sam Ratulangi dan Rumah Sakit Umum Pusat Prof. Dr. R. D. Kandou, Manado)
Victor Pontoh (Divisi Bedah Onkologi, Departemen Bedah, Fakultas Kedokteran Universitas Sam Ratulangi dan Rumah Sakit Umum Pusat Prof. Dr. R. D. Kandou, Manado)
Marselus Merung (Divisi Bedah Onkologi, Departemen Bedah, Fakultas Kedokteran Universitas Sam Ratulangi dan Rumah Sakit Umum Pusat Prof. Dr. R. D. Kandou, Manado)
Christian Manginstar (Divisi Bedah Onkologi, Departemen Bedah, Fakultas Kedokteran Universitas Sam Ratulangi dan Rumah Sakit Umum Pusat Prof. Dr. R. D. Kandou, Manado)
Fima Langi (Divisi Bedah Onkologi, Departemen Bedah, Fakultas Kedokteran Universitas Sam Ratulangi dan Rumah Sakit Umum Pusat Prof. Dr. R. D. Kandou, Manado)



Article Info

Publish Date
30 Jan 2023

Abstract

Tujuan: Untuk menganalisa hubungan kadar monosit sel darah tepi pada sebelum dan sesudah terapi pada penderita kanker payudara. Metode: Penelitian ini merupakan studi analitik observasional dengan pendekatan kohort prospektif, untuk menganalisa kadar monosit darah tepi sebelum dan sesudah terapi pada penderita kanker payudara. Kriteria inklusi penelitian ini, yaitu: pasien wanita dengan diagnosa kanker payudara stadium lanjut, umur 35-75 tahun dan pasien menyetujui untuk diikutsertakan dalam penelitian. Adapun kriteria eksklusinya adalah pasien wanita dengan diagnosa kanker payudara stadium dini, adanya keganasan atau kelainan hematologi sebelumnya, dan pasien yang meninggal selama waktu penelitian. Hasil: Pada penelitian ini didapatkan sebelum terapi median monosit adalah 5% (IQR 3-10%) dan sesudah pasien mendapatkan pengobatan mediannya turun menjadi 3% (IQR 1,0-7,7 menjadi lebih nyata dan bermakna (p<0,001). Analisis regresi linear dilakukan dalam analisis data orisinil dan data hasil resampling. Hasil estimasi perubahan kadar monosit menggunakan kedua data ini tidak berbeda jauh (-3,47 vs -3,63% masing-masing pada model dengan data orisinil dan resampling), yang menandakan penurunan monosit darah tepi setelah terapi. Perbedaanya adalah hasil analisis menggunakan data resampling menghasilkan interval estimasi yang lebih sempit (95% CI -4,23 hingga -3,03%) dengan nilai p<0,001 yang menandakan perhitungan yang bermakna secara statistik. Simpulan: Terdapat penurunan kadar monosit sel darah tepi pada pasien kanker payudara setelah dilakukan terapi.

Copyrights © 2023






Journal Info

Abbrev

jbn

Publisher

Subject

Health Professions Medicine & Pharmacology

Description

JBN (Jurnal Bedah Nasional) is published twice a year in January and July. This journal encompasses original research articles, review articles, and case reports of all fields of surgery medicine, including General Surgery; Digestive Surgery; Oncology Surgery; Pediatric Surgery; Neurosurgery; ...